Pengelolaan Media Sosial Sebagai Strategi Digital Marketing Pariwisata

Pengelolaan Media Sosial Sebagai Strategi Digital Marketing Pariwisata

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan instrumen wawancara. Responden wawancara dipilih secara purposive sampling dengan syarat bahwa responden berumur tahun, pengguna Instagram, dan sudah menggunakan produk kecantikan selama kurang lebih 1 tahun. Hasil menunjukkan bahwa Instagram menjadi media sosial yang diakses hampir setiap hari, baik untuk mencari hiburan, sekedar mengisi waktu, maupun mencari informasi. Isu “be cruelty free” dapat dikemas secara kreatif menjadi informasi yg menarik perhatian, enteng diakses, dan jadi topik diskusi pada Instagram. Selanjutnya, “be cruelty free” mengasihkan kesan positif yg menunjukkan kepedulian perusahaan pada kesejahteraan hewan dan dampaknya dalam keseimbangan lingkungan di dalam jangka panjang.

jurnal social marketing

Dilihat dari kondisi geografis dan jumlah penduduk yang cukup besar terdapat potensi yang besar dalam penggunaan uang elektronik, sehingga pada tanggal 14 Agustus 2014 Bank Indonesia merancang Gerakan Nasioanl Non Tunai. Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara membuat kebijakan bertransaksi nontunai di SPBU dalam rangka mensukseskan GNNT. Berdasarkan data dari Pertamina pengguna uang elektronik di SPBU kota Pontianak masih sangat rendah, sehingga perlu ditingkatkan dengan pendekatan social marketing campaign. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan membuktikan adanya pengaruh social marketing campaign yang dilakukan Pertamina terhadap keputusan konsumen menggunakan uang navigation.

Di dalam penelitian ini, muslihat komunikasi pemasaran sosial yang diteliti ialah strategi komunikasi Operasi Sustainable Seafood, WWF-Indonesia. Penggunaan media sosial sebagai strategi electronic marketing saat terkait sudah banyak dipakai. Tetapi dalam aspek pariwisata, penggunaan press sosial lebih melimpah diginkaan oleh para influencer traveler dari pada pemerintah. Pemerintah selaku pihak yang bertanggung jawab dalam mempromosikan agenda wisata, sangat diperluakn keahlian dan pengelolan khusus dari media sosial. Sayangnya tidak banyak instansi pemerintah yang aktif mengelola media sosial dalam mempromosikan pariwisatanya.

Strategi yg dimaksud terbagi jadi downstream strategydan upstream strategy. Melalui downstream strategy, IAC membangun strategi komunikasi marketing kampanye dengan membuat masyarakat sebagai focus on kampanye. Metode yg digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dimana peneliti berusaha menggambarkan perwujudan kampanye sosial yg dilakukan dengan memanfaatkan pendekatan pemasaran sosial. Adapun tahap analisis data kualitatif dilakukan mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan oleh IAC dalam kampanye OBS baik downstreamstrategymaupun upstreamstrategybelum cukup maksimal dalam mencapai tujuan kampanye. Penelitian ini bertujuan pada produk kecantikan yang peduli dengan isu “be cruelty-free” yang berarti perusahaan tersebut tidak mengujikan produknya pada hewan.

Tujuan lainnya ialah mengetahui variabel yg mempengaruhi keputusan konsumen serta dapat merumuskan strategi berdasarkan variabel-variabel yang berpengaruh. Muslihat komunikasi pemasaran sosial adalah alat yg digunakan oleh perusahaan untuk mencapai tujuannya. Efektivitas strategi kontak pemasaran sosial meraih dilihat dari perubahan sikap target operasi pada kognitif, afektif, dan konatif. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini didukung oleh metode survei dengan data kuantitatif dan kualitatif.

Isu ini bukanlah aspek yang berpengaruh sebagaiselaku, ala, menurut, langsung terhadap khasiat individu, sehingga bukan memberikan pengaruh yg dominan pada keputusan pembelian. Terlebih pula, konsumen mungkin bukan akan melakukan pembelian ulang, jika nilainya mahal. Kontribusi penelitian ini berupa rekomendasi kebijakan kepada perusahaan agar lebih memperhatikan lagi kesejahteraan pada hewan dengan bukan menguji coba produk kepada hewan. Duit elektronik adalah oru?e pembayaran dalam ukuran kartu \ menyetor terlebih dahulu harga uang kepada penerbit dan disimpan di dalam media yang berbentuk chip atau server. Pengguna uang elektronik di Indonesia tergolong rendah apabila dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya (, 4 April 2018).

Comments are closed.